Bintan, suaraserumpun.com – Bupati Bintan Roby Kurniawan mengajak para pemuda Bintan untuk mengikuti perkemahan yang dikemas dengan semangat religius, hingga tadabbur alam. Peserta pendaftaran ditutup 15 April 2026, pekan depan.
“Saya memanggil pemuda-pemuda hebat di Bintan untuk jadi generasi religius. Ini semangat serta ikhtiar kita bersama agar anak muda Bintan kuat secara lahir maupun batin. Harapannya tentu akan lahir generasi muda yang punya pondasi kuat terhadap agama, sehingga nanti bisa membawa Bintan menjadi bumi yang madani serta religius,” kata Bupati Bintan Roby Kurniawan, Jumat (3/4/2026).
Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Bintan telah merancang perkemahan ini dengan berbagai kegiatan menarik serta penuh manfaat. Mulai dari perkemahan, tadabbur alam, ibadah dan muhasabah, kultum subuh, kebugaran jasmani, kajian ke-Islaman, penyelenggaraan fardhu kifayah dan tata cara penyembilan hewan, kepemimpinan berbasis agama, outbond hingga sesi bimbingan konten kreator Islami.
Kepala Dispora Bintan Alfeni Harmi menjelaskan, seluruh rangkaian akan dilaksanakan selama tiga hari di Bumi Perkemahan Kwarcab Bintan, di Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan. Para peserta akan menginap di kemah (tenda) yang telah disediakan untuk menciptakan nuansa belajar agama yang langsung menyatu dengan alam.
“Target pelaksanaan di bulan April ini. Pesertanya khusus ikhwan (laki-laki), ber-KTP Bintan usia 16-30 tahun. Kenapa ikhwan saja, karena nanti ada pelatihan bagaimana menjadi imam, termasuk tata cara menyembelih hewan yang memang khusus untuk laki-laki. Tidak menutup kemungkinan tahun depan kita buat yang versi akhwat (perempuan)” terangnya.
Pendaftaran peserta telah dibuka hingga 15 April mendatang melalui link bit.ly/campreligius2026. Dengan kuota yang terbatas, para calon peserta nantinya akan melawati beberapa tahapan seleksi oleh Panitia untuk selanjutnya berhak mengikuti event luar biasa yang penuh manfaat ini. Seluruh peserta akan mendapatkan uang transportasi, baju pelatihan, tas ransel, konsumsi (3 kali sehari) dan sertifikat. (yen)
Editor: Sigik RS
