Bintan, suaraserumpun.com – Puncak arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 hijriah di Kabupaten Bintan diperkirakan, Jumat (13/3/2026) dan Selasa (17/3/2026). Simak persiapan Pemkab Bintan berikut ini.
Persiapan untuk menghadapi puncak arus mudik lebaran tahun ini, Bupati Bintan Roby Kurniawan memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Bintan, di Aula Bandar Seri Bentan, Selasa (10/3/2026). Rapat ini diadakan dalam rangka membahas kesiapan menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 hijriah, serta isu-isu terkait untuk menciptakan situasi dan kondusifitas.
Beberapa poin penting yang menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut di antaranya terkait arus mudik, pra dan pasca lebaran. Persiapan sarana dan fasilitas, akses jalan, keamanan hingga ketersediaan pangan dan pergerakan harga pasar.
Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan, dalam persiapan perayaan Idulfitri 1447 hijriah, beberapa antisipasi perlu dilakukan terhadap ancaman yang mungkin terjadi selama lebaran.
Terkait arus mudik, Bupati Bintan Roby Kurniawan meminta Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polres Bintan, untuk bersinergi mengamankan lalu lintas. Termasuk antrean yang diperkirakan akan memadati pelabuhan. Diharapkan koordinasi terus dijalankan dengan sebaik mungkin.
“Kendaraan yang turun naik kapal jangan sampai terhambat. Apalagi menghambat akses jalan di sekitar,” pesan Bupati Bintan Roby Kurniawan.
Untuk persiapan menghadapi liburan pada suasana lebaran Idulfitri, Bupati Bintan meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bintan bersama BPBD, mendatangi resorts maupun tempat yang memiliki destinasi wisata pantai, agar senantiasa mengeluarkan imbauan. Untuk Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bersama DKUPP, Roby Kurniawan meminta untuk terus dilakukan pemantauan ketersediaan bahan pangan dan lonjakan pergerakan harga pasar.
“OPD yang lain juga harus saling bersinergi mengisi setiap kebutuhan yang ada. Puncak arus mudik tahun 2026 diprediksi akan terjadi pada tanggal 13 dan 17 Maret 2026. Sedangkan puncak arus balik pada tanggal 24 dan 28 April 2026,” sebut Bupati Bintan.
“Sepanjang periode tersebut, Pemkab Bintan akan melakukan langkah antisipasi. Di antaranya kesiapan posko Idulfitri. Termasuk posko keselamatan di destinasi wisata yang punya potensi bencana alam maupun cuaca ekstrem,” sambungnya.
Bupati Bintan Roby Kurniawan berharap, setiap pihak berwenang dapat menyiapkan dengan baik pelaksanaan Idulfitri 1447 hijriah dan arus mudik tahun 2026.
“Semua tentunya sesuai dengan tugas dan wewenangnya masing-masing,” tutup Bupati Bintan Roby Kurniawan. (yen)
Editor: Sigik RS
