Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Wakil Wali Kota Tanjungpinang Drs H Raja Ariza MM bersama Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta SIK MSi mengadakan rapat koordinasi lintas sektor Operasi Ketupat 2026, dalam rangka pelayanan perayaan Idulfitri 1447 hijriah, secara virtual melalui Zoom Meeting, di Ruang Command Center Polresta Tanjungpinang, Senin (2/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, Pemko Tanjungpinang menyatakan siap bersinergi bersama Polresta Tanjungpinang pada pelaksanaan Operasi Ketupat.
Rakor yang terpusat di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Jakarta tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri, Listyo Sigit Prabowo. Dalam arahannya, Kapolri Listyo menegaskan bahwa pendekatan yang dikedepankan dalam Operasi Ketupat tahun ini dengan mengutamakan sisi kemanusiaan.
“Tagline tahun ini adalah Mudik Aman dan Keluarga Bahagia. Tentunya yang kita kedepankan adalah langkah preemptive dan preventive. Penegakan hukum kita upayakan seminimal mungkin sehingga ini betul-betul menjadi pelayanan kemanusiaan,” ujarnya.
Kapolri juga menekankan pentingnya persiapan matang mengingat potensi pergerakan masyarakat diprediksi mencapai 143,9 juta orang.
“Pergerakan masyarakat tahun ini sangat besar. Oleh karena itu seluruh jajaran harus benar-benar mempersiapkan diri dengan maksimal agar tidak terjadi hambatan berarti di lapangan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolri memaparkan kesiapan sarana dan prasarana pengamanan yang telah disiapkan secara nasional. Terdapat 2.746 posko yang disiapkan, terdiri dari Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu sebagai pusat kendali operasi dan layanan terintegrasi bagi masyarakat. Operasi Ketupat 2026 akan melibatkan 161.243 personel gabungan yang terdiri dari 89.228 personel Polri dan 72.015 personel instansi terkait seperti TNI, Dishub, Satpol PP hingga organisasi masyarakat. Fokus pengamanan mencakup 185.608 objek, mulai dari masjid dan tempat salat Id, lokasi wisata, pusat perbelanjaan hingga terminal, pelabuhan, stasiun dan bandara.
Selain itu, Kapolri juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi serta kewaspadaan pada jam rawan kecelakaan antara pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Layanan hotline 110 pun diminta untuk dioptimalkan selama pelaksanaan operasi.
Pada kesempatan tersebut, Wawako Tanjungpinang Raja Ariza menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Tanjungpinang terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di daerah.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang siap bersinergi dengan Polresta, Forkopimda dan jajaran terkait untuk memastikan pelayanan Idul Fitri berjalan aman dan lancar,” ucapnya.
Selain itu, kesiapan fasilitas publik di wilayah Tanjungpinang akan menjadi perhatian bersama.
“Kita akan memastikan kesiapan pelabuhan, bandara, terminal, fasilitas kesehatan, serta pengendalian harga kebutuhan pokok agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang,” tegas Raja Ariza.
Wawako Tanjungpinang mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan pelayanan prima selama arus mudik dan arus balik.
“Semangat Mudik Aman, Keluarga Bahagia harus benar-benar kita wujudkan melalui pelayanan yang humanis, responsif dan profesional kepada masyarakat,” tutup. (yen)
Editor: Sigik RS
