banner 728x90
Bupati Natuna Cen Sui Lan meninjau Gerakan Pangan Murah. F-Istimewa

Cen Sui Lan Tinjau Gerakan Pangan Murah di Pantai Piwang: Jaga Harga Stabil Jelang Imlek dan Ramadan

Komentar
X
Bagikan

Natuna, Suaraserumpun.com – Pemerintah Kabupaten Natuna secara resmi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Alun-Alun Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur, Senin (9/2/2026) pagi. Inisiatif ini diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan, yakni Tahun Baru Imlek dan Bulan Suci Ramadan 2026.

Kegiatan ini dibuka secara daring bersama Gubernur Kepulauan Riau dan serentak dilaksanakan di kabupaten/kota lainnya. Di Natuna, Bupati Cen Sui Lan hadir langsung meninjau jalannya penjualan bahan pokok bersubsidi tersebut.

Bupati Cen Sui Lan menegaskan bahwa GPM merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan harga bahan pangan yang biasanya terjadi menjelang hari besar.

“Pemerintah daerah berkomitmen memastikan ketersediaan pangan tetap aman dan harga terkendali. Kami ingin masyarakat Natuna dapat berbelanja kebutuhan pokok dengan tenang dan harga yang lebih terjangkau,” ujar Cen Sui Lan di lokasi kegiatan.

Sediakan Komoditas Strategis di Bawah Harga Pasar
Bekerja sama dengan Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan serta Pertanian, GPM kali ini menyediakan berbagai komoditas strategis yang paling dibutuhkan masyarakat, antara lain:

Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan)

Minyak Goreng dan Gula Pasir

Tepung Terigu

Bawang Merah dan Bawang Putih

Cabai dan Bahan Pangan Strategis Lainnya

Upaya Pengendalian Inflasi Daerah
Didampingi Wakapolres Natuna dan jajaran instansi vertikal lainnya, Bupati Cen Sui Lan menjelaskan bahwa GPM adalah instrumen penting untuk menekan laju inflasi daerah di wilayah perbatasan. Tingginya antusiasme warga yang memadati Pantai Piwang sejak pagi menunjukkan bahwa program ini sangat dinantikan.

“Kami berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan. Ini bukan hanya soal harga murah, tapi tentang memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Natuna,” pungkasnya.

Hingga kegiatan berakhir, suasana terpantau tertib dan lancar. Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya selisih harga yang cukup signifikan dibandingkan dengan harga di pasar umum.(Yen)

Editor : Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *