banner 728x90
Bupati Bintan Roby Kurniawan memberikan keterangan pers tentang potensi pengelolaan kepelabuhanan di Bintan usai pengesahan Ranperda Perseroda Bintan Karya Bahari di Kantor DPRD Bintan, Selasa (20/1/2026). F- yen/suaraserumpun.com

Pelabuhan Rakyat di Bintan Bakal Dikelola Perseroda Bintan Karya Bahari, Total Penyertaan Modal Rp35 Miliar

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Bupati Bintan Roby Kurniawan dan Pimpinan DPRD Kabupaten Bintan menyetujui dan mengesahkan Ranperda Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Bintan Karya Bahari melalui rapat paripurna, Selasa (20/1/2026). Ke depan, pelabuhan rakyat (pelantar) di Bintan bakal menjadi peluang untuk dikelola Perseroda Bintan Karya Bahari tersebut.

Indra Setiawan Anggota Komisi II DPRD Bintan menyambut baik dengan disahkannya Ranperda Perseroda Bintan Karya Bahari menjadi Perda. Sehingga ke depan, potensi bahari dan maritim di wilayah Bintan bisa dikelola pemerintah daerah melalui perusahaan daerah, Perseroda Bintan Karya Bahari ini.

“Banyak peluang yang bisa dikembangkan nantinya oleh Perseroda Bintan Karya Bahari ini, nantinya. Jangankan pelabuhan resmi dan potensi kemaritiman, pelabuhan rakyat atau pelantar saja bisa dikelola untuk menghasilkan PAD,” kata Indra Setiawan.

Seperti di wilayah Tanjunguban (Bintan Utara), sebut Indra Setiawan, ada sekitar tujuh pelantar yang bisa dikelola. Selama ini, pelantar di Bintan Utara tersebut digunakan untuk bongkar muat barang bagi masyarakat, dalam pendistribusian bahan kebutuhan pokok.

“Nah, kita sudah punya payung hukum, ada Perda Perseroda Bintan Karya Bahari. Perusahaan daerah ini bisa mengelola pelantar itu, menjadi sumber PAD. Tinggal bagaimana menyusun regulasi lainnya. Yang penting, koordinasi lintas sektoral itu dijalankan. Sehingga, pelantar itu dikelola untuk distribusi bahan pokok yang legal,” kata Indra Setiawan yang akrab disapa Een ini.

“Kemudian, orang-orang yang mengisi Perseroda Bintan Karya Bahari ini, harus yang paham dengan ilmu pelayaran, kepelabuhanan dan kemaritiman. Utamakan anak-anak Bintan. Jadi, Perseroda Bintan Karya Bahari bisa berjalan maksimal dan memberikan PAD yang besar buat daerah, ke depannya,” sambung Indra Setiawan.

Rapat paripurna pengesahan Ranperda Perseroda Bintan Karya Bahari dipimpin oleh Ketua DPRD Bintan Fiven Sumanti, didampingi Wakil Ketua I DPRD Bintan Eriyanti dan Wakil Ketua II DPRD Bintan Mirwan. Turut hadir Bupati Bintan Roby Kurniawan, Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti, Sekda Bintan Ronny Kartika, Anggota DPRD Bintan dan pimpinan OPD.

Usai paripurna, Bupati Bintan Roby Kurniawan bersyukur Ranperda tentang Perseroda Bintan Karya Bahari sudah disahkan. Sebelumnya, sudah dibahas tentang modal, peluang-peluang usaha dan sebagainya. Setelah pengesahan Ranperda ini, segera menggesa Perseroda Bintan Karya Bahari ini segera berjalan. Dimulai dengan mengisi jabatan Direktur dan semua SDM atau strukturnya.

Roby Kurniawan berharap, Bintan sebagai daerah kepulauan memiliki potensi kemaritiman yang sangat luar biasa. Perseroda Bintan Karya Bahari diharapkan bisa eksis mengelola potensi-potensi yang ada. Seperti pengelolaan pelabuhan eks PT Antam di Kijang. Perseroda Bintan Karya Bahari nantinya akan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara yang menaungi PT Antam sekarang.

“Termasuk berkolaborasi dengan beberapa kawasan, terkait kapal pandu dan kapal tundanya. Ini nanti bisa kerja sama dengan KSOP dan Pelindo. Semuanya nanti akan berkolaborasi,” tegas Bupati Bintan.

Jadi, lanjut Bupati Bintan, kehadiran Bintan Karya Bahari ini bukan sebagai kompatitor. Tapi, menjadi tambahan atau teman kolaborasi di urusan kepelabuhanan. Diharapkan, Perseroda Bintan Karya Bahari bisa memberikan sumbangsih PAD bagi daerah. Apalagi saat ini, kondisi dana transfer (TKD) berkurang.

“Perseroda Bintan Karya Bahari ini juga bisa mengelola pelabuhan rakyat atau pelantar. Makanya nanti, kita akan dudukan kembali. Bentuk struktur. Kemudian kita duduk bersama dengan universitas-universitas untuk diskusi terkait dengan potensi-potensi yang akan dikelola oleh PT Bintan Karya Bahari ini,” kata Bupati Bintan.

“Tapi target utama kita, berkolaborasi mengelola kapal pandu dan kapal tunda. Karena cukup banyak frekuensi kapal yang lalu lalang di perairan Bintan, dan membutuhkan jasa kapal pandu dan tunda itu,” sambungnya.

Bupati Bintan Roby Kurniawan menambahkan, Perseroda Bintan Karya Bahari akan berjalan mulai tahun 2026 ini. Pemkab Bintan akan memberikan penyertaan modal.

“Penyertaan modal untuk Perseroda Bintan Karya Bahari ini diberikan secara bertahap. Total penyertaan modal bagi Perseroda Bintan Karya Bahari sampai bisa mandiri nanti, itu mencapai Rp35 miliar,” tutup Bupati Bintan Roby Kurniawan. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *