Bintan, suaraserumpun.com – Bupati Bintan Roby Kurniawan menyatakan, usulan Free Trade Zone (FTZ) menyeluruh Pulau Bintan sedang dikaji pemerintah pusat. Bupati Bintan berharap FTZ menyeluruh Pulau Bintan segera direalisasikan. Sehingga, arus barang tidak terkendala dan mempercepat pembangunan investasi di Bintan.
Belum lama ini, Bupati Bintan Roby Kurniawan bersama Gubernur Kepri dan Menko Perekonomian RI mempromosikan peluang investasi di wilayah Provinsi Kepri, termasuk di Bintan kepada pemerintah dan pengusaha di Singapura. Turut serta Kepala BP Bintan, Kepala BP Karimun dan BP Batam. Investor asing antusias untuk berinvestasi di Pulau Bintan. Hanya saja, perlu kepastian hukum tentang ketersediaan lahan dan kemudahan perizinan berinvestasi.
Selain pengembangan investasi, wilayah FTZ menyeluruh Pulau Bintan perlu diwujudkan. Sebab, arus barang dari Batam ke Bintan dan Tanjungpinang, terkendala. Begitu juga arus barang FTZ di Pulau Bintan, juga terkendala. Terkadang, barang yang dibawa masyarakat dari Batam ke Pulau Bintan, harus dibongkar di pelabuhan Punggur maupun pelabuhan lainnya. Justru itu, Pulau Bintan diusulkan ke pemerintah pusat, agar menjadi FTZ menyeluruh.
Bupati Bintan Roby Kurniawan menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen dalam mendorong penerapan Free Trade Zone (FTZ) menyeluruh di Pulau Bintan. Menurutnya, langkah ini penting agar kawasan Bintan tidak lagi terpecah-pecah atau dalam bentuk enclave, yang menyulitkan arus barang dan jasa.
Roby Kurniawan mengungkapkan, pemerintah daerah sudah mengusulkan permohonan FTZ menyeluruh Pulau Bintan ke pemerintah pusat.
“Itu sudah kita usulkan,” kata Roby Kurniawan, baru-baru ini.
Sekarang, lanjut Bupati Bintan, usulan FTZ menyeluruh Pulau Bintan itu sedang dilakukan pengkajian oleh pemerintah pusat, sudah dilakukan. Bukan hanya untuk Kabupaten Bintan, melainkan mencakup seluruh Pulau Bintan. Termasuk wilayah Kota Tanjungpinang.
“Kita harapkan FTZ Pulau Bintan tidak ada lagi yang enclave-enclave. Jangan nanti bisa masuk ke Bintan, tetapi tidak bisa masuk ke Tanjungpinang. Jika (FTZ) sepulau Bintan, akan mempermudah. Misalnya, kita bisa dapat harga (barang) yang lebih terjangkau,” sebut Roby Kurniawan.
Roby Kurniawan menambahkan, semangat penerapan FTZ menyeluruh ini merupakan bagian dari upaya memperkuat perekonomian daerah.
“Semoga FTZ ini segera menyeluruh dan berjalan. Itu peluang besar di Provinsi Kepri. Kita usulkan FTZ menyeluruh Pulau Bintan itu melalui provinsi. Secara informal juga sudah kita usulkan. Ini tinggal kita dorong agar segera terealiasai,” harap Bupati Bintan.
Bupati Bintan menyampaikan, bahwa informasi terakhir menunjukkan kajian terkait FTZ menyeluruh Pulau Bintan sedang dilakukan di tingkat pusat. Dengan adanya kajian tersebut, Bupati Bintan berharap kebijakan FTZ dapat segera direalisasikan. Sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan dunia usaha di Bintan.
“Usulan FTZ menyeluruh Pulau Bintan sedang dikaji pusat. Semoga cepat disahkan dan direalisasikan tahun 2026 ini. Jadi, apa yang kita promosikan di Singapura beberapa waktu lalu, bisa ada hasil untuk pengembangan investasi di Bintan,” tutup Bupati Bintan Roby Kurniawan. (yen)
Editor: Sigik RS
