banner 728x90
Bupati Bintan Roby Kurniawan memaparkan kesiapan Pemkab Bintan menghadapi Nataru hingga penetapan status siaga darurat bencana di Kabupaten Bintan pada rakor lintas sektor se-Kepri di Mapolda Kepri, Kamis (18/12/2025). F- ist

Rakor Lintas Sektor Menjelang Nataru, Bupati Bintan: Hingga 15 Januari 2026, Siaga Darurat Bencana

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Bupati Bintan Roby Kurniawan menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin-Seligi 2025 Provinsi Kepri di Gedung Lancang Kuning Mapolda Kepri, Kamis (18/12/2025). Dalam Rakor lintas sektor tersebut, Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan, di Kabupaten Bintan, dari tanggal 17 Desember hingga 15 Januari 2026, Bintan berstatus siaga darurat bencana.

Rakor lintas sektor se-Kepri menjelang Nataru ini dipimpin Gubernur Kepri bersama jajaran FKPD Kepri. Rakor tersebut melibatkan seluruh Bupati dan Wali Kota se-Kepri, beserta instansi terkait lainnya. Bertujuan melahirkan kolaborasi jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Di dalam forum tersebut, Bupati Bintan Roby Kurniawan mengatakan, secara keseluruhan, Bintan telah melakukan persiapan yang matang jelang perayaan Nataru. Dirinya bahkan beberapa hari lalu baru saja menggelar Rakor bersama FKPD dan seluruh instansai terkait yang ada di Bintan.

“Kesiapan Nataru di Bintan, Insya Allah sudah cukup baik. Ada beberapa persiapan yang sudah kami petakan apabila terjadi lonjakan penumpang atau sesuatu hal lainnya. Pemkab Bintan bersama seluruh instansi lintas sektoral siap menjalin koordinasi secara aktif untuk memastikan kelancaran Natal dan Tahum Baru nanti,” jelas Bupati Bintan.

Bupati Bintan menambahkan, salah satu hasil Rakor yang dilaksanakan pada hari Selasa (16/12) lalu adalah penetapan status Siaga Darurat Bencana, yang dimulai dari 17 Desember 2025 hingga 15 Januari 2026. Penetapan ini berangkat dari pemaparan BKMG yang menjelaskan adanya potensi banjir ROB atau pasang laut tinggi yang memang kerap terjadi apabila memasuki iklim utara san musim penghujan.

Pemkab Bintan juga telah memetakan titik-titik perayaan Natal dan Tahun Baru. Identifikasi ini menjadi langkah strategis sebagai antisipasi dini apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Jadi titik-titiknya sudah kami catat, nantinya juga akan ada petugas gabungan di titik-titik tersebut untuk pengamanan dan respons cepat di lapangan,” tambah Roby Kurniawan.

Terkait ketersediaan bahan pokok, Roby menjelaskan bahwa stok yang ada masih mencukupi untuk menghadapi Nataru. Meski ada beberapa indikasi kelangkaan, hal-hal tersebut telah dapat ditindaklanjuti oleh beberapa OPD terkait baik dari Pemkab Bintan maupun Provinsi Kepri yang terus bersinergi. Terkait harga pasar, Roby menyampaikan bahwa hingga saat ini harga-harga masih stabil. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *