banner 728x90
Sekda Bintan Ronny Kartika menampung aspirasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Tanjungpinang-Bintan, di Kantor Bupati Bintan, Selasa (18/11/20225). F- ist

Mahasiswa Kritik Program Roby-Deby, Unjuk Rasa ke Kantor Bupati Bintan

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Tanjungpinang-Bintan, mengkritik program Roby Kurniawan dan Deby Maryanti (Roby-Deby). Gabungan mahasiswa tersebut menyampaikan aspirasi dalam aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati Bintan, Selasa (18/11/2025).

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika menyambut aksi sekaligus audiensi Aliansi Cipayung Plus Tanjungpinang-Bintan tersebut. Gabungan organisasi mahasiswa ini menyampaikan aspirasi, menjelang peringatan Hari Jadi Ke-77 Kabupaten Bintan, dan 9 bulan kepemimpinan Roby-Deby.

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Tanjungpinang-Bintan tersebut berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menyampaikan berbagai kritik serta saran yang dibingkai dalam dialog pembangunan.

Gabungan mahasiswa tersebut menyoroti beberapa persoalan di Kaupaten Bintan. Antara lain tentang minimnya inovasi layana publik yang solutif. Pengawasan lingkungan dan industri belum modern. Ketimpangan ekonomi dan kerentanan masyarakat pesisir. Lapangan kerja tidak berkembang signifikan. Persoalan sosial tidak tertangani secara komprehensif. Lingkungan hidup masyarakat menurun. Selain itu, mahasiswa juga menyampaikan aspirasi tentang mutu pendidikan tidak merata. Akses layanan kesehatan masih terbatas. Investasi tidak selalu tepat sasaran.

Sambil duduk berlesahan di depan lobi Kantor Bupati Bintan, Sekda Bintan Ronny Kartika menyambut aspirasi yang disampaikan seluruh peserta aksi. Kebijakan dan program yang dikritisi, bagi Ronny Kartika, akan menjadi catatan penting bagi arah pembangunan ke depan.

“Semua aspirasi yang disampaikan menjadi catatan penting bagi kami. Secara umum perlu kami sampaikan, dengan kondisi keuangan daerah yang saat ini sudah menjadi isu nasional, Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati tetap berkomitmen untuk memprioritaskan program dan kebijakan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat atau hajat hidup orang banyak,” kata Ronny Kartika menanggapi aspirasi yang disampaikan mahasiswa.

Ronny Kartika menegaskan, aksi semacam ini merupakan dinamika pemerintahan. Menurutnya, sangat positif. Hal ini menjadi bagian dari partisipasi masyarakat khususnya kalangan mahasiswa yang peduli dan andil dalam proses pembangunan.

“Adik-adik mahasiswa peduli dan ingin menyampaikan gagasan dalam bentuk kritik serta saran atas dasar kondisi di lapangan yang mereka temui. Prinsipnya Pemkab Bintan sangat terbuka bagi siapa pun yang ingin menyampaikan aspirasi, tentu semua demi Bintan yang semakin baik ke depan,” kata Ronny Kartika.

Di akhir audiensi, Sekda Bintan bersama aliansi mahasiswa turut menandatangani beberapa poin aspirasi sebagai komitmen tindak lanjut ke depan. Hal ini menjadi cerminan bahwa Pemerintahan sejatinya bukanlah organisasi individu atau golongan, melainkan milik seluruh masyarakat lewat partisipasi pembangunan di seluruh sektor. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *