banner 728x90
Sekda Bintan Ronny Kartika dan Kepala Badan Kesbangpol Bintan M Lukmas menjelaskan peran aktif Ormas dalam kegiatan rapat koordinasi dan dialog di De Villa Bintan, Selasa (4/11/2025). F- yen/suaraserumpun.com

M Lukman: 62 yang Aktif dari 180 Ormas yang Melapor ke Kesbangpol Bintan

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Kepala Badan Kesbangpol Bintan Muhammad Lukman menyebutkan, hingga saat ini terdapat 62 Ormas yang aktif melaporkan kegiatannya dari 180 Ormas yang melapor ke Kesbangpol Bintan. Hal itu disampaikan M Lukman dalam kegiatan rapat koordinasi dan dialog dengan pengurus organisasi kemasyarakatan (Ormas), OKP dan komunitas di De Villa Bintan, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan tersebut digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bintan. Kegiatan ini diikuti 150 pengurus Ormas, OKP dan komunitas se-Kabupaten Bintan. Turut hadir Sekda Bintan Ronny Kartika mewakili Bupati Bintan, Kasat Intel Polres Bintan, perwakilan Kejari Bintan, Pasilog Kodim 0315/Tpi sebagai narasumber, Kadispora Bintan serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bintan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Bintan M Lukman menerangkan, Ormas merupakan wadah atau organisasi yang didirikan oleh masyarakat. Ormas sangat berperan dalam pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Bintan. Ormas juga memiliki fungsi strategis dalam menyampaikan aspirasi.

“Nah, Rakor Ormas ini menjadi tempat Ormas menyampaikan aspirasinya. Khususnya dalam mewujudkan misi pembangunan, Bintan Juara,” sebut M Lukman.

“Di Bintan, sampai saat ini ada sekitar 180 Ormas yang melapor ke Kesbangpol. Tapi, 62 yang aktif dari 180 Ormas yang melapor ke Kesbangpol Bintan. Nah, hari ini, ada 150 pengurus Ormas yang hadir dalam kegiatan Rakor ini,” sebut M Lukman.

Dalam Rakor tersebut dipaparkan bahwa Ormas sebagai pilar pembangunan di bidang sosial dan politik. Ormas juga merupakan bagian komponen pendukung dalam pertahanan negara. Justru itu, Ormas diharapkan bersinergi dengan seluruh pihak, untuk mewujudkan pembangunan daerah.

Selain itu, pada sesi dialog juga dibahas tentang tertib administrasi Ormas dan pembinaan. Serta pemberdayaan Ormas pada kegiatan pemerintahan yang dijalankan oleh OPD maupun Pemkab Bintan. Bahkan, Ormas juga mengusulkan kepada Pemkab Bintan, agar pengurus Ormas diberikan perlindungan atau jaminan BPJS Ketenagakerjaan oleh pemerintah, seperti pekerja rentan lainnya.

Sekda Bintan Ronny Kartika menjelaskan, keberadaan Ormas di Kabupaten Bintan sudah memiliki legalitas di Kesbangpol Bintan. Ke depan, tinggal bagaimana melaksanakan pola yang tepat, agar Ormas berperan aktif terhadap pembangunan daerah. Seperti pada masa Covid-19, peran Ormas sangat besar dalam kegiatan sosial.

Di era digitalisasi sekarang, peran Ormas juga berperan sangat besar dalam menjaga pertahanan NKRI, maupun dalam mengawasi pembangunan daerah. Digitalisasi dijadikan akses informasi dan saran (kritik) yang positif bagi Ormas terhadap pemerintah.

Sekda Bintan menyebutkan, dari 180 Ormas yang melapor ke Kesbangpol Bintan, ada 62 Ormas yang aktif melaporkan kegiatannya. Justru itu, Pemkab Bintan mengumpulkan Ormas dalam kegiatan Rakor ini. Ada 150 Ormas yang hadir.

“Mudah-mudahan ini menjadi semangat bagi Ormas untuk terdata di Kesbangpol. Dan aktivitas perlu ditingkatkan kembali. Melalui Rakor ini, semoga terbuka ruang koordinasi antara pemerintah dan stakeholder lain, apa yang menjadi harapan maupun masukan dan kritikan bagi Ormas,” harap Ronny Kartika. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *