banner 728x90
Wajah semringah 100 anak kurang mampu Natuna bersama Bupati Natuna Cen Sui Lan pada saat pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Natuna, Senin (22/9/2025). F- ist

Bupati Natuna Menyelamatkan Pendidikan 100 Anak Kurang Mampu Lewat Sekolah Rakyat, MPLS Dimulai

Komentar
X
Bagikan

Natuna, suaraserumpun.com – Bupati Natuna Cen Sui Lan ‘menyelamatkan’ pendidikan 100 anak kurang mampu lewat Sekolah Rakyat. Kini, Sekolah Rakyat di Natuna sudah memulai proses belajar mengajar, diawali dengan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Senin (22/9/2025).

Seperti dijanjikan Pemkab Natuna, Bupati Natuna Cen Sui Lan meresmikan sekaligus menghadiri hari pertama proses belajar mengajar di sekolah rakyat di kabupaten tapal batas. Di Asrama Haji Masjid Agung Natuna, Bupati Natuna Cen Sui Lan membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025-2026. Melalui program Sekolah Rakyat ini, 100 anak kurang mampu mendapat pelayanan pendidikan dari pemerintah. Sebelumnya, mereka terancam putus sekolah akibat ekonomi atau kekurangan biaya. Kini, 100 anak Natuna tersebut semringah untuk menatap masa depan yang gemilang.

Kepala Dinsos Natuna Puryanti menyebutkan, terdapat 100 peserta didik, berasal dari keluarga kurang mampu. Jenjang pendidikan di Sekolah Rakyat Natuna ini, SD hingga SMA. Peserta didik berasal dari 15 kecamatan se-Kabupaten Natuna.

Sekolah Rakyat berdasarkan Inpres Nomor 8/2025 menjadi bagian pemerataan kesempatan pendidikan di pelosok Natuna. Persiapan sejak Juli 2025, melibatkan pendamping PKH dan TKSK.

Bupati Natuna Cen Sui Lan menegaskan, sekolah rakyat sebagai bentuk kehadiran negara di tapal batas.

“Kehadiran Sekolah Rakyat ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan sumber daya manusia unggul, berdaya saing, dan siap membangun bangsa,” tegas Bupati Natuna Cen Sui Lan.

Bupati Natuna menambahkan, pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tapi juga warga.

“(Karenanya) perlu dukungan penuh keluarga (peserta didik),” tegasnya.

Bupati Natuna berpesan kepada para siswa agar tetap semangat dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti proses belajar mengajar, untuk mendapatkan ilmu yang banyak dan berkah.

“Sekolah ini kami akui memang masih ada keterbatasan. Tapi anak-anak harus tetap semangat belajar. Ke depan beasiswa lain akan diberikan kepada kalian,” tambah Bupati Natuna.

Kepala Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi Kemensos RI ahyu Dewanto mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Natuna dalam mendukung terwujudnya sekolah rakyat tersebut.

“Sekolah Rakyat ini menjadi harapan baru bagi anak-anak yang putus sekolah, atau terkendala biaya (kurang mampu). Terima kasih kepada Bupati Natuna Bu Cen dan jajaran pemerintah daerah yang bergerak cepat. Sehingga program ini bisa segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Usai pembukaan, Bupati Natuna Cen Sui Lan memberikan bantuan nutrisi dan sarana kamar bagi peserta didik akan menempati asrama di sekolah rakyat Natuna tersebut. Turut serta dilakukan Forkompimda di Natuna, serta Kepala Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi Kemensos RI Wahyu Dewanto beserta jajarannya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *