Bintan, suaraserumpun.com – Lanal Bintan membuka usaha budi daya udang vaname di tambak (kolam) berteknologi canggih. Tahap awal, budi daya 160 ribuan udang vaname di area lebih kurang 5 hektare tersebut ditargetkan bisa menghasil produksi atau sekitar 4,2 ton.
Penebaran 160 ribuan benih udang jenis vaname ini dilakukan oleh Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Bintan Kolonel Laut (P) Dr Eko Agus Susanto SE MM bersama Bupati Bintan Roby Kurniawan, Kapolres Bintan AKBP Yunita Stevani dan jajaran Forkopimda. Usaha tambak udang vaname ini berada di Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan.
Budi daya udang vaname ini dilakukan di atas lahan seluas 5 hektare. Benih yang dikembangkan mencapai 160.000 ekor, di 9 kolam budi daya dengan teknologi canggih yang dilengkapi kincir serta sprinkler. Diproyeksi hasil panen bisa mencapai 4,2 ton, dengan target keberhasilan panen di angka 80 sampai dengan 90 persen untuk 140.000 udang hidup dengan berat rata-rata 30 gram saat masa panen. Dengan masa panen yang berkisar antara 4 sampai dengan 5 bulan, bahkan cukup 3 bulan jika kondisi pertumbuhan lebih cepat.
“Apresiasi kami atas nama pemerintah daerah kepada TNI AL, khususnya Lanal Bintan. Hari ini bukan sekadar kita menabur benih, tapi sekaligus menabur harapan untuk masa depan yang lebih baik. Dengan kemandirian pangan yang dimulai dari daerah,” kata Roby Kurniawan Bupati Bintan.
Roby Kurniawan berharap, keberadaan tambak udang ini bisa menjadi salah satu kekuatan baru dalam meningkatkan ketahanan pangan di Bintan. Bupati Bintan mengajak semua elemen untuk berkolaborasi menciptakan kemandirian pangan, yang tentunya akan membawa kemajuan dan kesejahteraan.
Danlanal Bintan Kolonel Laut (P) Dr Eko Agus Susanto SE MM menjelaskan, upaya ini telah dipersiapkan selama beberapa bulan terakhir. Langkah penguatan pangan di sektor perikanan budi daya ini sempena memperingati HUT ke-80 TNI AL tahun 2025, serta meningkatkan ketahanan pangan daerah. (yen)
Editor: Sigik RS
