banner 728x90
Kadispora Bintan Alfeni Harmi didampingi Ketua KONI Bintan Dedi Sutanto menjelaskan program pembinaan atlet kepada pengurus Cabor menuju Porprov Kepri tahun 2026 dalam rapat koordinasi di Kantor KONI Bintan, Jumat (25/7/2025) siang. F- yen/suaraserumpun.com

Tuan Rumah Belum Jelas, Bintan Tetap Menyiapkan Program Menuju Porprov 2026 Kepri

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Tuan rumah penyelenggara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2026 Kepulauan Riau (Kepri), hingga saat ini belum jelas. Meski demikian, Kabupaten Bintan tetap menyiapkan dan menjalankan program pembinaan atlet menuju Porprov 2026 Kepri.

Pekan lalu, KONI Provinsi Kepri mengadakan rapat penetapan tuan rumah penyelenggara Porprov Kepri tahun 2026 dengan KONI kabupaten/kota se-Kepri, melalui zoom meeting. KONI Kepri menunjuk Kota Batam sebagai tuan rumah. Namun, KONI Kota Batam belum bisa memutuskan bersedia menjadi tuan rumah penyelenggara Porprov tahun 2026 Kepri. Meskipun sebelumnya Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyatakan, siap sebagai tuan rumah pelaksana Porprov.

Sedangkan KONI Kota Tanjungpinang, bersedia menjadi tuan rumah penyelenggara Porprov Kepri. Hanya saja, belum ada kepastian dan pernyataan resmi dari Wali Kota Tanjungpinang. Sehingga, KONI Kepri akan mengadakan pertemuan dengan Wali Kota Batam bersama KONI Batam, dalam waktu dekat. Jika belum ada titik terang, KONI Kepri akan mengadakan pertemuan dengan Wali Kota Tanjungpinang dan KONI Tanjungpinang.

Meski belum ada penetapan tuan rumah penyelenggara Porprov Kepri tahun 2026, Dispora Kabupaten Bintan dan KONI Kabupaten Bintan sudah mengadakan beberapa kali audiensi dengan Bupati Bintan Roby Kurniawan. Guna membahas program persiapan atlet dan cabang olahraga (cabor) untuk menuju Porprov Kepri tahun 2026. Bahkan, Bupati Bintan bersama KONI Bintan dan Dispora Bintan, sudah membicarakan pola pembinaan melalui pihak ketiga atau orang tua asuh.

Sebagai tindak lanjut program tersebut, Dispora Bintan dan KONI Bintan mengadakan rapat koordinasi dengan pengurus Cabor di Kantor KONI, Kijang, Jumat (25/7/2025) siang. Rakor tersebut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Bintan Alfeni Harmi, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bintan Dedi Sutanto, Sekretaris KONI Bintan Syah Alam, pengurus KONI Bintan dan pengurus cabor serta badan fungsional anggota KONI Bintan.

Dalam rakor tersebut, Kadispora Bintan Alfeni Harmi memaparkan program terpadu Bupati Bintan Roby Kurniawan, Dispora Bintan dan KONI Bintan serta program masing-masing Cabor untuk menuju Porprov 2026 Kepri.

“Pada prinsipnya, program yang disusun nanti terarah dan terukur. Masing-masing cabor menyusun dan menjalankan program itu. Dari program yang diajukan cabor nanti, akan kita evaluasi. Layak atau tidak untuk diusulkan ke Pak Bupati. Yang jelas, legalitas kepengurusan (cabor) harus berlaku, sebelum program diajukan ke Pak Bupati melalu Dispora dan KONI Bintan nanti,” ujar Alfeni Harmi.

Selanjutnya, jelas Alfeni Harmi, program keterpaduan cabor dengan pemerintah tersebut akan diajukan ke pihak swasta. Program ini dijalankan dengan pola bapak asuh atau pihak ketiga sebagai supporting.

“Ini program menuju Porprov 2026 Kepri,” tegas Alfeni Harmi didampingi Ketua Umum KONI Bintan Dedi Sutanto.

Ke depan, lanjutnya, akan ada perjanjian kerja sama antara pihak ketiga dengan Dispora, KONI dan Bupati Bintan.

“Cabor tidak mesti menunggu penetapan tuan rumah Porprov 2026. Kita, Bintan akan berpikir lebih jauh, untuk persiapan atlet. Metodenya dengan supporting pihak ketiga. Sehingga ke depan, fokus cabor kepada pembinaan dan upgrade prestasi atlet. Target sudah ke arah juara. Tak lagi memikirkan uang atau supporting. Intinya pembinaan dan target prestasi yang terukur. Pelatih dan atlet sudah mesti ada. Fokusnya, program dan mengejar prestasi atlet,” jelas Alfeni Harmi.

Kemudian, 3 bulan sebelum Porprov, program sudah memasuki tahap upgrade atlet. Bukan cari atlet. Artinya, sekarang tahun 2025 sudah dipersiapkan atlet. Pihak ketiga dan pemerintah yang akan menyiapkan stimulus.

Mekanisme untuk menjalankan program itu, pertama bicara time (waktu). Minimal Agustus 2025 pada minggu pertama, Dispora dan KONI Bintan akan menyusun cabor prioritas untuk menjalin kerja sama dengan pihak ketiga. Kedua, KONI akan memilih atau merekomendasikan pihak ketiga menjadi orang tua asuh cabor.

“Untuk diketahui oleh Cabor, pertama tidak dibenarkan menerima dana. Tapi dalam bentuk suplemen, sarana dan prasarana untuk meningkatkan peforma atlet. Silakan cabor menyusun program dan kebutuhan atlet. Nanti kita lihat kepatutan, kewajaran dan kelayakan. Selama 3 bulan awal anti, disusun program latihan atlet. Kalau pengajuan dalam bentuk barang. Seperti snack dan minum. Sewa lapangan. Bukan baju atau kostum tanding atau perlengkapan tanding,” terang Alfeni.

Sedangkan bantuan berupa suplemen dan sarana prasarana dari pihak ketiga, tujuannya buat upgradre atlet.

“Nah, program ini dimulai tahun depan. Tahun sekarang, fokus siapkan atletnya dan pelatih dengan legalitas kepengurusan yang sah. Komitmen di Porprov nanti, cabor papan atas dan kelas menengah (pertimbangan) dalam meraih prestasi, yang dibawa ke Porprov. Cabor papan bawah yang tak mampu meraih medali, tidak dibawa ke Porprov. Prestasi atlet harus terukur,” demikian disampaikan Alfeni Harmi. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *