Bintan, suaraserumpun.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bintan menggelar Rapat Kerja (Raker) tahunan dengan pengurus 34 cabang olahraga dan 1 badan fungsional sebagai anggota di Gedung LAM Bintan, di Kijang, Bintan Timur, Sabtu (21/6/2025). Raker KONI Bintan tahun 2025 ini mentok saat diskusi soal anggaran pembinaan atlet. Sebab, tak seorang pun pejabat berwenang dari pemerintah yang hadir.
Raker KONI Kabupaten Bintan tahun 2025 diawali dengan seremonial pembukaan. Dalam laporannya, Ketua Umum KONI Bintan Dedi Susanto menyampaikan, Raker ini bertujuan untuk merumuskan kebijakan atau program strategis, dalam menentukan kebijakan menuju penyelenggaraan Porprov Kepri pada tahun 2026 mendatang. Sekaligus evaluasi kinerja keolahragaan seluruh cabang olahraga.
“Justru itu, tema Raker KONI Bintan tahun 2025 bersama seluruh Anggota ini, satukan visi menuju Porprov Kepri tahun 2026,” ujar Dedi Sutanto.
Tahun 2025 ini, lanjut Dedi Sutanto, merupakan tahun pendataan atau membuat database bagi seluruh cabor terhadap atlet, pelatih dan sarana prasarana venue. Sejalan dengan pembinaan prestasi atlet menuju Porprov 2026.
“Kita sebagai mitra pemerintah, tentu seiring dan sejalan menjalankan program tersebut. Termasuk untuk menggandeng semua pihak swasta,” ucapnya.
Mewakili Ketua Umum KONI Provinsi Kepri, Dr Suyono selaku Sekum KONI Kepri mengapresiasi terhadap langkah dan kinerja pengurus KONI Bintan. KONI Bintan selalu melaksanakan Raker setiap tahun, sesuai dengan AD/ART. Berbeda dengan daerah kabupaten/kota lainnya di Kepri.
“Kami sudah survei. Baik program kerja maupun administrasi, KONI Bintan yang terbaik. Kami berharap, KONI Bintan terus mendorong pembinaan cabor guna melahirkan atlet berprestasi di Kepri,” kata Suyono.
Mewakili Bupati Bintan, dr Gamma Isnaeni menyampaikan salam dari Bupati Bintan Roby Kurniawan, yang berhalangan hadir. Karena ada kegiatan lainnya. Pemkab Bintan berharap, KONI Bintan semakin maju. Pemkab Bintan tetap berkomitmen memajukan olahraga, meski dalam suasana keterbatasan anggaran.
“Semoga atlet-atlet kita memberikan prestasi yang membanggakan di tingkat provinsi maupun ke tingkat nasional. Dalam kondisi efisiensi anggaran ini, KONI Bintan ya pandai-pandai lah, dalam mengelola masing-masing cabor. Kalau soal anggaran, ya jauh dari harapan kita. Tapi kita tetap optimis. Kita yakin dengan semangat berjuang,” ucap dr Gamma saat membuka Raker KONI Kabupaten Bintan tahun 2025.
Setelah pembukaan, Raker KONI Bintan tahun 2025 dilanjutkan dengan sesi diskusi antara Anggota KONI Bintan dengan pengurus KONI Provinsi Kepri serta pengurus KONI Kabupaten Bintan. Namun saat mendiskusikan tentang anggaran pembinaan atlet yang disampaikan Ketua PWI Bintan selaku perwakilan SIWO PWI Bintan selaku Badan Fungsional, tidak ada narasumber maupun pejabat yang berwenang untuk menjawab hal tersebut.
Dalam Raker tersebut, Kepala Dispora Bintan hanya diwakili oleh Kasi Kepemudaan pada saat pembukaan. Pada saat sesi diskusi, yang bersangkutan meninggalkan ruangan. Termasuk pejabat yang mewakili Bupati Bintan. Bahkan, Camat Bintan Timur dan pihak terkait lainnya, tidak hadir. Raker KONI Bintan mentok saat membahas anggaran pembinaan atlet tersebut.

Alhasil, Raker KONI Bintan difokuskan kepada pendataan atlet, pelatih, wasit dan juri serta rancangan program kerja tahun 2025.
“Dengan kondisi ini, kita akan bahas lagi mengenai program pembinaan atlet dalam rapat-rapat berikutnya,” kata Muftada Abas selaku Ketua Panitia Penyelenggara Raker KONI Kabupaten Bintan tahun 2025. (yen)
Editor: Sigik RS
