banner 728x90
Bupati Bintan Roby Kurniawan dan Sekda Bintan Ronny Kartika meninjau lokasi banjir yang mengakibatkan ratusan rumah terendam di Kijang, Kamis (20/3/2025). F- ist

Ratusan Rumah di Kijang Terendam Banjir, Roby Kurniawan: Kolam Retensi Harus Dimaksimalkan

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Bupati Bintan Roby Kurniawan mencebur atau turun ke dalam air di lokasi banjir yang merendam ratusan rumah warga Kampung Pisang, Kijang Kota, Bintan Timur, Kamis (20/3/2025). Untuk mengatasi banjir, Roby Kurniawan menyatakan, kolam retensi harus lebih dimaksimalkan lagi.

Saat ini, Bupati Bintan Roby Kurniawan telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan. Hal itu diputuskan dalam rapat bersama jajaran FKPD Bintan. Keputusan ini diambil mengingat dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi dan telah menyebabkan situasi banjir di beberapa lokasi. Ratusan rumah di Kijang dan beberapa wilayah Bintan terendam banjir.

“Saat ini, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan masih melakukan inventarisasi lokasi yang terdampak hujan disertai angin kencang,” ujar Roby Kurniawan, saat meninjau lokasi banjir di Kampung Pisang, Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kamis (20/3/2025) petang tadi.

Roby Kurniawan menyatakan, terkait kolam retensi memang harus lebih dimaksimalkan lagi. Sehingga penyerapan air juga dapat lebih maksimal. Menurutnya, pembangunan kolam retensi tahap I terbukti mampu mengurangi debit air. Namun belum cukup untuk menuntaskan persoalan banjir secara maksimal.

“<emang design kolam rentensi itu dibangun seluas 5 hektare. Namun karena ada kendala 1,5 hektare tidak diberikan, sehingga dengan luas 3,5 hektare dirasa belum maksimal. Namun untuk debit air pengakuan warga tadi, sudah mulai berkurang. Design kolam retensi itu kan memang ada beberapa tahap. Kemarin tahap pertama, nanti kita sampaikan ke pemerintah pusat, agar pembangunan bisa dituntaskan tahapannya,” jelas Roby Kurniawan Bupati Bintan.

Sekda Bintan Ronny Kartika mengimbau agar seluruh instansi terkait, seperti BPBD, Tagana, dan Dinas Sosial, dapat siap siaga dalam penanggulangan bencana. Mitigasi lainnya akibat banjir dan cuaca ekstrem yang melanda di beberapa kecamatan di Kabupaten Bintan.

“Semua unsur pemerintahan dan lainnya diharapkan siap siaga untuk melakukan penanganan di lapangan,” kata Ronny Kartika. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *