banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan jemaah tablig akbar tertawa mendengarkan tausiyah yang disampaikan ustaz AA Fufri Sahati tentang mukjizat Alquran pada peringatan Nuzulul Quran di Tanjunguban, Bintan Utara, Minggu (16/3/2025) malam. F0 diskominfo kepri

Gubernur Kepri Memperingati Nuzulul Quran di Bintan, Ustadz Jufri Sahati Memaparkan Mukjizat Alquran

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad mengajak masyarakat untuk menginternalisasi nilai Alquran, pada peringatan Nuzulul Quran 1446 hijriah di Masjid Baitul Makmur, Tanjung Uban, Bintan Utara, Minggu (16/3/2025) malam. Pada tablig akbar Nuzulul Quran tersebut, Ustadz AA Jufri Sahati memaparkan mukjizat Alquran.

Tablig akbar peringatan Nuzulul Quran di Bintan ini ini dihadiri Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura, Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau Hj Dewi Kumalasari Ansar, Bupati Bintan Roby Kurniawan, dan jajaran Forkopimda Provinsi Kepri.

Dengan tema “Al-Qur’an Sebagai Pedoman dan Sumber Inspirasi Dalam Kehidupan”, Tabligh Akbar ini menghadirkan Ustadz H Ahmad Rustandi atau akrab dikenal Ustadz AA Jufri Sahati sebagai penceramah utama.

Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad berharap, agar Allah memberikan kekuatan bagi seluruh masyarakat untuk menyelesaikan ibadah Ramadan dengan baik.

“Semoga Allah memberikan kita kekuatan untuk menyelesaikan Ramadan dengan baik. Alquran adalah solusi dari segala permasalahan dalam hidup kita,” ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Gubernur Kepri menyatakan, bahwa momen Nuzulul Quran ini harus menjadi momentum bagi masyarakat untuk menginternalisasi nilai-nilai Alquran. Yaitu menghayati, mendalami, menguasai secara mendalam melalui pembinaan dan bimbingan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga dengan keberkahan Alquran, Kepri menjadi negeri yang maju dan rukun,” tambahnya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Nuzulul Quran sebagai momentum untuk membangkitkan semangat mempelajari Alquran.

“Saya terus mendorong pendidikan Alquran, semoga Allah memberkahi kehidupan kita,” tutup Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Dalam tausiyahnya, Ustadz AA Jufri Sahati menyampaikan bahwa Alquran yang Allah turunkan kepada umat manusia melalui Nabi Muhammad SAW sesuai dengan fitrah manusia.

“Mukjizat Alquran adalah sesuatu yang luar biasa (i’jaz) yang ada pada Alqur’an, yang melemahkan manusia untuk mendatangkan apa yang menyerupainya, sebagai bukti kebenaran risalah Nabi Muhammad SAW,” ujar Ustadz Jufri.

Ustadz Jufri memaparkan keindahan bahasa dan gaya bahasa Al-Qur’an yang tidak dapat ditiru oleh siapapun, yang merupakan salah satu bentuk mukjizat kebahasaan (Fashahah dan Balaghah) yang dimiliki kitab suci ini.

Menurut Ustadz Jufri, Alquran juga mengandung berbagai keilmuan dan penjelasan tentang fenomena alam yang terbukti kebenarannya oleh sains modern, menunjukkan mukjizat ilmiah yang terkandung di dalamnya.

Beliau juga mengungkapkan kekaguman terhadap keselarasan dan keadilan yang luar biasa dalam hukum-hukum yang terdapat dalam Al-Qur’an, serta mengingatkan bahwa Al-Qur’an adalah mukjizat yang abadi dan berlaku untuk semua umat manusia sampai akhir zaman.

Masyarakat yang hadir khusyuk mendengarkan tausyiah tentang mukjizat Alquran yang disampaikan ustaz AA Jufri Sahati, sebagai upaya untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan serta merefleksikan pentingnya ajaran Alquran dalam kehidupan sehari-hari. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *