banner 728x90
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad meninjau pustaka sejarah yang menyimpan manuskrip dan kitab penting di Pulau Penyengat, Senin (100/3/2025). F- diskominfo kepri

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon Mendukung Pembangunan Tugu Bahasa di Pulau Penyengat

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mendukung pembangunan tugu bahasa di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Hal itu disampaikan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon usai meninjau situs cagar budaya di kawasan Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Senin (10/3/2025).

Melakukan napak tilas di Pulau Penyengat, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon melakukan berbagai kegiatan berkenaan sejarah serta budaya di pulau asal Bahasa Indonesia ini. Didampingi Gubernur Kepri H Ansar Ahmad SE MM, Fadli Zon terlihat begitu bersemangat menyinggahi sejumlah destinasi yang ada di Pulau Penyengat.

Fadli Zon, bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, menziarahi makam Engku Putri Raja Hamidah, lalu makam dua pahlawan nasional yakni Raja Haji Fisabilillah dan Raja Ali Haji.

Selain itu, politisi yang telah dua kali berkunjung ke Pulau Penyengat ini menyempatkan diri mencuci muka di sumur yang ada di awah bangunan Balai Adat. Tak cuma sampai di situ, Menteri bergelar Datuak Bijo Dirajo Nan Kuniang ini bahkan menyempatkan diri mengenakan pakaian adat Melayu, lalu berpose di panggung pelaminan yang ada di dalam bangunan yang dulunya berfungsi sebagai tempat pertemuan para Sultan dan Bangsawan.

Selain itu, Fadli Zon bersama Gubernur Kepri berkunjung ke Balai Maklumat Indera Sakti dan Kutubkhanah Marhum Ahmadi, dua perpustakaan yang menyimpan berbagai manuskrip dan kitab penting, baik yang diproduksi di Pulau Penyengat maupun yang didatangkan dari luar pulau itu.

Fadli Zon bersama Gubernur Ansar dan rombongan terlebih dahulu melaksanakan shalat zuhur berjemaah du Masjid Raya Sultan Riau sebelum akhirnya meninggalkan Pulau Penyengat.

“Ini kali kedua saya ke Pulau Penyegat,” kata Fadli Zon didampingi Gubernur Ansar dan Ketua LAM Kepri.

Mendukung Pembangunan Tugu Bahasa
Kunjungannya keduanya ini dia katakan untuk melihat langsung berbagai situs dan artefak di pulau yang ditetapkan sebagai cagar budaya nasional itu.

“Tonggak dari bahasa Melayu yang jadi dasar bahasa persatuan Indonesia, saya pikir Penyengat harus dijadikan sebagai pulau yang hidup, dinamis,” ujarnya.

Menteri Kebudayaan RI berharap dilaksanakan berbagai kegiatan ekspresi budaya, ingin menghidupkan narasi dan literasi bahwa Pulau Penyengat merupakan pulau asal Bahasa Persatuan Indonesia.

“Kita tahu bahasa di negara kita sangat banyak. Kita tahu ada banyak warga negara kita dulunya tidak bisa berkomunikasi. Sampai akhirnya dipersatukan oleh bahasa Indonesia yang tonggaknya berasal dari Pulau Penyengat ini,” papar Fadli Zon.

Menteri Kebudayaan RI sangat mendukung adanya rencana Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau membangun monumen atau Tugu Bahasa di Pulau Penyengat.

“Mudah-mudahan dapat direalisasikan sebagai pengikat sejarah mengenai asal Bahasa Indonesia yang tidak dapat dilupakan,” tutup Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *