Bintan, suaraserumpun.com – Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Kesehatan me-launching atau meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis tingkat Kabupaten Bintan, Senin (17/2/2025). Ada kategori untuk sekolah dari tiga kategori yang diberikan cek kesehatan gratis di Kabupaten Bintan tersebut.
Kategori pertama untuk program cek kesehatan gratis ini yaitu Hari Ulang Tahun. Kemudian cek kesehatan gratis khusus ibu hamil, balita dan lansia. Serta kategori cek kesehatan gratis Sekolah yang akan mulai dilaksanakan pada awal tahun ajaran baru mendatang.
Program cek kesehatan gratis atau CKG ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI lewat Kementerian Kesehatan. PHTC sendiri terdiri dari pembangunan Rumah Sakit lengkap berkualitas, penurunan kasus Tuberkulosis sebanyak 50 persen dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Hari Ulang Tahun yang saat ini diresmikan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika sebelum melakukan launching menjelaskan, pemerintah daerah terus berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.
“Program ini menjadi langkah nyata meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan. Rutin, minimal setahun sekali. Sehingga bisa dideteksi sedini mungkin dan bisa mengambil langkah penanganan cepat,” jelas Ronny Kartika, di Puskesmas Teluk Bintan, Senin (17/2/2025).
Sekda Bintan Ronny Kartika memaparkan lima jenis penyakit yang paling banyak dialami pasien di Bintan selama tahun 2024. Mulai dari infeksi saluran pernafasan atas, gangguan pencernaan, hipertensi, myalgia (nyeri otot) dan pulpitis (peradangan pada gigi).
Melalui program ini diharapkan deteksi dini bisa lebih maksimal dan menurunkan angka kasus penyakit yang bisa dicegah lebih awal. Program ini juga diharapkan dapat segera tersebar secara luas agar seluruh masyarakat bisa mengetahui secara pasti serta memanfaatkannya.
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan Cek Kesehatan Gratis di hari kelahirannya, bisa dimulai dengan mengunduh aplikasi SATUSEHAT Mobile. Kemudian calon pemeriksa mengisi kuisioner secara mandiri untuk kemudian mendapatkan Tiket Pemeriksaan. Masyarakat bisa memilih Puskesmas terdekat dan tanggal pemeriksaan.
Selanjutnya datang ke Puskesmas pada tanggal yang ditetapkan dengan membawa identitas berupa KTP atau KIA. Petugas akan melakukan verifikasi sesuai data Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Setelah sesuai, akan dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tenaga medis yang bertugas. (yen)
Editor: Sigik RS
