Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Kepulauan Riau (Kepri) akan menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) pada awal Februari 2025, pekan mendatang. Dalam Rakerda Pelti Kepri tersebut akan dibahas program kerja dengan fokus pada pembinaan dan prestasi atlet junior.
Ketua Umum Pengprov Pelti Kepri Drs Khazalik menyampaikan, jadwal dan tempat penyelenggaraan Rakerda Pengprov Pelti Kepri tersebut belum ditetapkan. Namun, akan dilaksanakan pada minggu pertama atau pertengahan Februari 2025 mendatang.
“Saat Rakerda nanti, semua pengurus Pengkab dan Pengkot kita undang,” ujar Khazalik menjawab suaraserumpun.com di Tanjungpinang, Jumat (24/1/2025).
Untuk program Pengprov Pelti Kepri ke depan, lanjutnya, akan diselaraskan dengan program Pengurus Pusat Pelti. Pada saat Rakernas PP Pelti tahun 2025, lebih difokuskan pada pembinaan atlet.
Untuk di Kepri, kata Khazalik, program kerja ke depan, lebih difokuskan kepada pembinaan dan prestasi atlet junior. Hal itu berdasarkan hasil evaluasi dan melihat potensi atlet daerah. Tahun 2024 lalu, pada saat kejuaraan Zona I Sumatera, prestasi atlet junior Kepri berada di urutan kedua, setelah Sumatera Barat. Namun untuk Kejurnas belum lama ini, atlet junior Kepri masih berada di urutan ke-20.
“Kita akui, untuk skala nasional, atlet kita masih di bawah. Nah, ini yang harus kita kejar. Bicara olahraga, ya bicara prestasi,” tutur Khazalik didampingi Ketua Harian Pelti Kepri Eko Prihananto, Sekretaris Afdal dan Humas Sapril Sembiring.
Khazalik mengapresiasi kepada beberapa orang tua yang sudah melakukan pembinaan terhadap anaknya untuk cabor tenis, di luar daerah. Seperti Prawara Mulya Laksana, Anandhier Perdro Permana, Khansa Rahma Zahira, dan Khansa Faiqah Anindita serta Muhammad Kenzie Ali.

“Mereka ada yang berlatih di Cibubur, Banten, dan Sukoharjo-Jawa Tengah. Kami dari Pelti Kepri akan berikan support untuk pembinaan atlet di luar daerah Kepri itu. Kita berharap, atlet junior ini bisa masuk pelatnas suatu saat nanti. Tapi, mereka tentunya tetap atlet Kepri saat kejuaraan nasional yang membawa nama daerah,” harap Khazalik.
“Kita juga tidak menutup kemungkinan bagi atlet junior lainnya, untuk menjalani pembinaan di luar daerah Kepri. Guna mencapai prestasi terbaik.”
“Di Rakerda nanti, juga kita bahas program lainnya. Selain dari pembinaan dan prestasi atlet itu,” tutup Khazalik. (yen)
Editor: Sigik RS
