Batam, suaraserumpun.com – Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman membuka secara resmi penyelenggaraan Rakornas KONI di Batam, Jumat (29/11/2024). Ketua KONI Kepri dan Kadispora Kepri menyatakan, suatu saat, Kepri siap menjadi tuan rumah penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON).
Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dengan KONI provinsi se-Indonesia. Rakornas KONI ini dihadiri jajaran PB PON XXI Aceh-Sumut, dan 38 Ketua KONI dari seluruh Indonesia.
Pembukaan dihadiri Ketum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman didampingi Waketum Suwarno, Jajaran Pengurus KONI Pusat, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepri Drs Muhamad Iksan. Hadir juga Ketum KONI Kepri Usep RS dan jajaran pengurus,
Rakornas merupakan event perdana yang digelar oleh KONI Pusat yang penyelenggarannya dilakukan di luar Jawa. Event ini ditujukan sebagai upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028.
Marciano Norman Ketum KONI Pusat menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para peserta yang hadir. Terutama tuan rumah KONI Kepulauan Riau di bawah pimpinan Usep RS. Sehingga mampu menyukseskan penyelenggaraan event akbar ini.
“Kami juga mengapresiasi Pemerintahan Provinsi Kepri di bawah kepemimpinan Gubernur H Ansar Ahmad yang telah memanfaatkan momentum ini menjadi promosi Sport Tourism untuk Kepri. Khususnya Kota Batam,” kata Marciano Norman.
Ketum KONI Marciano Norman menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas PON. Dia juga mengapresiasi keberhasilan PON XXI Aceh-Sumut yang untuk pertama kalinya digelar di dua provinsi sekaligus, Aceh dan Sumut.
“PON XXI di Aceh-Sumut memecahkan rekor sebagai penyelenggaraan PON di dua tempat berbeda. Meski berjalan sesuai rencana, masih banyak yang perlu diperbaiki. Kami bertekad agar PON XXII di NTB dan NTT pada tahun 2028 menjadi jauh lebih baik,” ujar Marciano Norman saat membuka acara.
Marciano menambahkan bahwa PON mendatang harus berorientasi pada kompetisi internasional seperti Olimpiade, SEA Games, dan Asian Games.
“Hal ini penting untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di kancah dunia,” tegasnya.
Demi baiknya penyelenggaraan PON XXI NTB dan NTT 2028 mendatang, Marciano Norman juga meminta kepada para peserta yang berasal dari masing masing pengurus KONI provinsi se-Indonesia untuk all out dalam memberikan kritikan membangun, masukan positif yang berisi ide ide cerdas dalam menjalankan PON XXII mendatang. KONI Pusat membawa sebuah rumusan dari akademisi olahraga dan pelaku olahraga.
“Pertemuan ini memang kita rencanakan sebagai tindak lanjut kegiatan minggu yang lalu, KONI Pusat menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan para akademisi dari beberapa perguruan tinggi dan juga dengan perwakilan beberapa KONI Provinsi,” kata Ketum KONI Pusat.
Rumusan dari FGD bertema ‘Penyelenggaraan PON Ke Depan Lebih Profesional’ yang diselenggarakan KONI Pusat didukung tuan rumah KONI DIY pada tanggal 21 November 2024 di The Rich Jogja Hotel, Sleman. FGD tersebut melibatkan beberapa guru besar keolahragaan dan KONI Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, NTB dan tuan rumah Yogyakarta.
Ketua KONI Kepri, Usep RS mengapresiasi atas kepercayaan sekaligus dukungan dari KONI Pusat kepada KONI Kepri, sebagai tuan rumah penyelenggaraan acara yang diikuti pengurus KONI Pusat dan 38 pengurus KONI provinsi di seluruh Indonesia.
Usep RS juga menegaskan komitmen Kepri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera 2027, yang dinilai sebagai langkah strategis menuju kesiapan menjadi tuan rumah PON di masa mendatang.
“Kehadiran peserta ini menjadi barometer perkembangan olahraga di Kepri. Kami terus membangun sarana dan prasarana olahraga untuk memenuhi persyaratan menjadi tuan rumah PON. Seperti kesiapan 30 persen venue pada 2032,” jelas Usep RS.

Untuk menjadi tuan rumah PON, Kepri membutuhkan dukungan dari 15 Ketua KONI provinsi lainnya.
“Kami optimis, dengan fasilitas olahraga yang terus kita akan lengkapi dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, cita-cita ini dapat terwujud,” tutup Usep RS.
Dukungan juga disampaikan Kadispora Kepulauan Riau, Drs Muhamad Iksan MSi. Dia juga mengungkapkan rasa bangganya atas terpilihnya Kepri, khususnya Batam, sebagai tuan rumah Rakornas KONI 2024. Sebelum menjatuhkan pilihannya ke Kepri, KONI Pusat juga menerima ‘lamaran’ Yogyakarta, dan Bali sebagai calon penyelenggara Rakornas.
Muhamad Iksan berharap, Provinsi Kepri dapat terus berkembang dan mencetak prestasi di dunia olahraga. Baik di tingkat nasional hingga dunia.
“PON XXI Aceh-Sumut memberikan hasil positif bagi Kepri dengan raihan 5 medali emas, 6 perak, dan 8 perunggu. Ke depan, kami optimis bisa meningkatkan prestasi ini,” ungkap Muhamad Iksan mewakili Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Dia berharap, agar Kepri suatu saat dapat menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON untuk masa mendatang.
“Kami memiliki potensi besar. Mudah-mudahan, kesempatan ini bisa diraih,” tutupnya. (yen)
Editor: Sigik RS
