banner 728x90
Muhammad Firmansyah Calon Bupati Karimun menyampaikan misi program pelatihan kerja bagi anak Karimun saat kampanye, Rabu (30/10/2024) malam. F- ist

Janji Pasangan FirE, Akan Memberikan Keterampilan Kerja bagi Anak Karimun

Komentar
X
Bagikan

Karimun, suaraserumpun.com – Muhammad Firmansyah dan Ery Suandi (FirE) Calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun mengadakan kampanye di Paya Manggis, Baran Timur, Kecamatan Meral, Rabu (30/10/2024) malam tadi. Kampanye ini dihadiri ratusan masyarakat. Pada kampanye ini, pasangan FirE menjanjikan akan memberikan keterampilan kerja bagi anak Karimun melalui pelatihan-pelatihan.

Dalam kampanyenya, Muhammad Firmansyah menyampaikan bahwa persoalan lapangan kerja tidak hanya sekadar memberikan janji-janji membuka lapangan pekerjaan semata. Tapi harus ada regulasi dan juga rencana bagaimana penyerapan lapangan pekerjaan bagi anak tempatan bisa terealisasi.

Yakninya dengan memberikan pelatihan-pelatihan yang sesuai dengan kriteria dan kebutuhan lowongan pekerjaan di perusahaan, yang ada di Karimun. Ataupun luar Karimun.

“Jadi program kami, tidak lain tidak bukan, bukan untuk sekadar masukan mereka. Tapi bagaimana anak-anak muda itu kita berikan pelatihan untuk memiliki skill dan keterampilan. Karena itu yang pertama harus kita berikan,” kata Firman

Sehingga, dengan mendapatkan skill dan keterampilan yang telah bersertifikat, tentunya akan menjadi pertimbangan perusahaan untuk menerima pekerja. Sebab, jika tidak adanya skil dan keterampilan, sudah pasti perusahaan tidak akan menerima pekerja tersebut.

“Kalau mereka tidak ada skill dan keterampilan, apakah mereka bisa masuk kerja. Maka dari itu, kita berikan dulu pelatihan,” ucap Cabup Firman.

Sehingga, pasangan FirE tersebut bukan menjanjikan ribuan lapangan pekerjaan. Namun dengan memberikan pelatihan kerja untuk peningkatan keterampilan agar bisa mendapatkan pekerjaan.

Firman mengungkapkan bahwa, membuka lapangan pekerjaan tidak segampang janji yang diucapkan. Sebab, pokok permasalahan dalam dunia pekerjaan saat ini adalah tidak adanya skill dan keterampilan, terutama bagi anak muda yang baru tamat sekolah.

“Maka itu, mereka harus dilatih, siapkan mereka, hal-hal seperti inilah yang harus kita pikirkan. Bukan hanya bilang kami janji akan buka lapangan pekerjaan, akan serap ribuan tenaga kerja. Memangnya itu gampang, memangnya itu mudah. Jadi kita harus pikirkan dulu akar masalah apa, lihat dulu, dan selesaikan dulu akar masalahnya,” ucap Firman.

Sehingga, dengan telah memiliki skill dan keterampilan, perusahaan maupun investor yang akan berinvestasi, tidak akan ragu-ragu untuk membuka usaha di Karimun.

Serta juga disejalankan dengan tiga pilar yang tentunya sangat penting, yakninya masyarakat, pemerintah dan pelaku investasi. Sehingga, investor yang berinvetasi dapat dengan nyaman melakukan usaha di Kabupaten Karimun. (nurul atia/ion)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *