Karimun, suaraserumpun.com – Calon Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1 Ansar Ahmad melaksanakan kampanye dialogis di Telaga Harapan, Sei Lekam Barat, Karimun, Minggu (13/10/2024). Warga menyebutkan, program yang dijalankan Ansar Ahmad selama ini, konkret dan menyentuh masyarakat. Begitu pula dengan program Ansar-Nyanyang untuk masa mendatang, konkret untuk kepentingan masyarakat Kepri.
Dukungan warga Karimun ke pasangan Ansar-Nyanyang (Sayang) terus mengalir. Terbukti dengan kehadiran seribuan warga Karimun pada saat Ansar Ahmad melaksanakan kampanye di Sei Lekam Barat, Kabupaten Karimun, Minggu (13/10/2024).
Warga yang hadir dalam kampanye dialogis Ansar Ahmad ini datang dari berbagai wilayah di Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, dari berbagai latar belakang agama dan etnis.
Seorang warga Sei Lekam Barat, Leo (47) menyatakan, dirinya sengaja datang untuk mendengar langsung visi misi Calon Gubernur Kepri nomor urut 1, Ansar Ahmad, ketika memimpin Provinsi Kepri ke depan.
“Sejauh ini saya menilai berbagai program Pak Ansar Ahmad dan sasangan Sayang sangat bagus. Sangat konkret dan mengena di berbagai lapisan masyarakat. Makanya saya datang supaya bisa mendengar langsung,” katanya.
Pendapat sama disampaikan Lidya (40). Menurutunya, salah satu yang terkesan baginya adalah upaya Ansar Ahmad adalah upaya memajukan perekonomian masyarakat.
“Saya menangkapnya dari upaya Pak Ansar menambah landasan pacu Bandara Raja Haji Abdullah, kemudian pembangunan Balai Latihan Kerja,” kata Lidya.
“Kedua hal ini kan tentu akan sangat berdampak ya kepada kemajuan Karimun ke depan,” kata dia lagi.
Dalam kampanye tatap muka ini, Ansar Ahmad memaparkan berbagai capaian pembangunan selama 3 tahun 8 bulan masa kepemimpinannya. Mulai dari upaya peningkatan ekonomi, pembangunan infrastruktur, layanan masyarakat di berbagai sektor, hingga kepada bantuan sosial kemasyarakatan.
“Satu tahun awal kepemimpinan kami tidak efektif karena fokus penanganan Covid-19. Tapi alhamdulillah kami tetap dapat melakukan pembangunan di tujuh kabupaten/kota dengan prinsip keadilan dan pemerataan,” kata Ansar Ahmad. (yen)
Editor: Sigik RS
