Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Ribuan masyarakat Kota Tanjungpinang menghadiri tablik akbar rangkaian peringatan Hari Jadi ke-22 Provinsi Kepulauan Riau di Pelataran Gurindam 12 Tanjungpinang, Selasa (24/9/2024) malam. Begini pesan Ansar Ahmad Gubernur Kepri.
Tablik akbar tersebut sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H. Kegiatan yang penuh hikmah ini dihadiri Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad. Gubernur Kepri bergabung bersama masyarakat mendengarkan tausiyah dari Ustaz A Muhaidir Ritonga. Suasana khusyuk dan penuh tawa menyelimuti acara berkat ceramah yang sesekali diselingi dengan humor jenaka oleh sang ustaz. Tak hanya itu, masyarakat juga dihibur dengan lantunan lagu-lagu religi yang dibawakan oleh penyanyi ternama, Opick, yang semakin menambah kesyahduan malam tersebut.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad berpesan kepada seluruh masyarakat untuk menjadikan acara ini, sebagai momentum untuk bersyukur atas segala nikmat yang telah dianugerahkan Allah SWT kepada Provinsi Kepulauan Riau.
“Marilah acara ini kita jadikan sebagai bentuk rasa syukur kita yang mendalam kepada Allah subhanahu wa ta’ala atas segala anugerah yang diberikan kepada kita semua. Provinsi ini, meskipun masih relatif muda, telah berhasil mengukir banyak prestasi yang patut kita banggakan dalam membangun Kepulauan Riau yang kita cintai ini,” ujar Ansar Ahmad Gubernur Kepri.
Gubernur Kepri mengatakan, meski Kepri sangat heterogen, masyarakat mampu hidup rukun dan damai tanpa adanya konflik horizontal yang berarti.
“Provinsi Kepri ini sangat heterogen, namun kita patut bersyukur karena kita bisa hidup rukun, guyub, dan tenang. Bahkan, di tahun 2022, pemerintah pusat mengakui hal ini dengan menganugerahkan Kepri sebagai provinsi terbaik pertama di tingkat nasional dalam moderasi dan toleransi beragama,” tambahnya.
Pada tahun 2023 posisi Kepri turun satu peringkat. Namun, Gubernur Kepri Ansar Ahmad tetap optimis bahwa dengan kerja sama yang baik, Provinsi Kepri akan terus mempertahankan predikat sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan tentang program pemerintah provinsi yang telah berjalan. Termasuk penempatan 50 ustaz di pulau-pulau hinterland selama tiga tahun terakhir untuk membangun semangat beribadah masyarakat. Pada tahun 2024, pemerintah juga telah menyalurkan bantuan sebesar lebih dari Rp112 miliar kepada 861 rumah ibadah sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kegiatan keagamaan di Provinsi Kepri.

Gubernur Kepri berpesan agar masyarakat untuk terus menjaga semangat optimisme dalam membangun daerah, meneladani sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW.
“Mari sama-sama kita contoh suri teladan Rasulullah SAW sebagai manusia paling paripurna, sebagai insan terbaik yang patut kita jadikan panutan dalam kehidupan kita sehari-hari,” tutup Ansar Ahmad. (yen)
Editor: Sigik RS
