banner 728x90
Bus angkutan pelajar Kabupaten Bintan parkir menunggu jam pulang sekolah di kawasan SMPN 17, Simpang Gesek, Toapaya. F- yen/suaraserumpun.com

Over Kapasitas, Sekolah di Bintan Masih Ada yang Minta Penambahan Bus Angkutan Siswa

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Beberapa sekolah di Kabupaten Bintan masih ada yang meminta penambahan bus angkutan siswa, kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan. Sebab, sebagian dari 30 armada bus angkutan pelajar yang sudah tersedia, terjadi over kapasitas saat melayani angkutan sesuai dengan rute layanan.

Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Pendidikan sejak tahun 2013 sampai sekarang, menyediakan/mensaranai transportasi bus untuk pelajar-pelajar sekolah di Kabupaten Bintan. Pelayanan angkutan pelajar ini, dalam upaya menuntaskan wajib belajar sembilan tahun.

Penyediaan sarana angkutan secara gratis ini dilakukan, karena geografis Bintan yang kompleks. Tempat tinggal penduduk jauh dari sarana pendidikan. Selain itu, di Kabupaten Bintan tidak ada transportasi umum.

“Iya, kami berharap ada tambahan. Karena angkutan bus yang ada sekarang, sudah over kapasitas. Tahun ini, kita dapat 4 bus untuk angkutan pelajar. Mudah-mudahanm tahun depan ada penambahan,” kata Paniran, Kepsek SMP Negeri 3 Bintan, Rabu (30/11/2022).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir SSi MSi membenarkan, mengenai kondisi bus angkutan pelajar di Bintan tersebut. Beberapa sekolah masih ada yang meminta penambahan bus angkutan pelajar itu.

Tamsir menjelaskan, transportasi bus disediakan Pemkab Bintan selama ini, untuk anak-anak Bintan yang tinggal jauh dari sekolah. Sedangkan pelajar yang dekat dengan sekolah tidak menggunakan bus. Anak-anak Bintan yang jauh, mayoritas adalah yang harus melewati jalan Lintas Barat, lintas tengah dan lintas timur. Pada umumnya mobilitas jalan cukup padat dan sangat membahayakan bila siswa menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor atau sepeda.

Oleh sebab itu, untuk mengurangi siswa putus sekolah dan jangan terjadinya kecelakaan, Pemkab Bintan menyediakan sarana transportasi bus antar jemput pelajar.

Pada tahun anggaran 2022, Pemkab Bintan menyediakan sarana atau armada transportasi bus sebanyak 30 unit. Bus ini melayani beberapa sekolah di Kabupaten Bintan. Anggaran yang disediakan sekitar Rp4,7 miliar. Namun demikian, masih ada beberapa sekolah yang meminta agar ditambah armada bus.

Seperti untuk angkutan ke SMP Negeri 17, bus yang disediakan 7 unit. Pihak sekolah meminta ditambah 2 unit lagi, karena kapasitasnya over (sudah melebihi). Pelajar masih ada yang harus berdiri, karena angkutan 40 sampai 45 orang setiap bus.

Begitu juga yang dialami SMP Negeri 6, pihak sekolah meminta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan agar ada penambahan 1 unit lagi, dari 3 armada yang disediakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan.

Sebagian pelajar SMPN di Bintan terpaksa berdiri karena bus angkutan sekolah over kapasitas. F- yen/suaraserumpun.com

“Kemudian, SMPN 28 minta tambah 1 unit lagi dari 2 unit yang kita sediakan. Dan SMPN 3 minta tambah 1 unit lagi, dari 4 unit yang kita sediakan. Untuk permintaan penambahan unit bus, masing-masing sekolah, sampai saat ini, belum kita realisasikan,” ujar Tamsir.

Tamsir menyatakan, sekolah yang meminta penambahan bus tersebut, diusahakan dipenuhi pada tahun anggaran 2023, sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Bus yang kita sediakan selama ini, sistem sewa dari pihak ketiga semuanya. Tahun ini, ada 30 unit. Belum ada penambahan dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Tamsir. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *