banner 728x90
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bintan dalam rangka memperkuat program pembangunan keluarga, pemberdayaan lansia, dan percepatan penurunan stunting, Senin (25/5/2026).F-Diskominfo Bintan

Pemkab Bintan dan BKKBN Bersinergi Percepat Penurunan Stunting

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bintan dalam rangka memperkuat program pembangunan keluarga, pemberdayaan lansia, dan percepatan penurunan stunting, Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Bahagia, Kecamatan Gunung Kijang tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Bintan, peserta Sekolah Lansia, serta masyarakat setempat.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan hadir langsung menyambut kunjungan tersebut bersama Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, Ketua TP PKK Kabupaten Bintan, serta Ketua DPRD Kabupaten Bintan.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan Program Gerakan Orangtua Peduli Stunting (GENTING) kepada keluarga berisiko stunting, demonstrasi dan pemberian Menu DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting), serta bantuan bagi lansia di Rumah Bahagia.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menyampaikan apresiasi atas berbagai inovasi Pemerintah Kabupaten Bintan dalam mendukung pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat.

Ia menilai Program Sekolah Lansia menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah dalam menciptakan lansia yang sehat, produktif, dan mandiri.

Selain itu, sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting dinilai sebagai langkah strategis membangun kualitas generasi masa depan.

Sementara itu, Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan apresiasi atas kunjungan pemerintah pusat yang dinilai menjadi motivasi bagi daerah untuk terus memperkuat program pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Keberadaan Rumah Bahagia hari ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen sosial mampu menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Roby.

Ia menjelaskan bahwa Pemkab Bintan telah menjalankan sejumlah program, di antaranya Sekolah Lansia melalui program SIDAYA (Lansia Berdaya) serta GENTING (Gerakan Orangtua Peduli Stunting).

Menurut Roby, jumlah penduduk lanjut usia di Kabupaten Bintan saat ini mencapai sekitar 13.676 jiwa. Kondisi tersebut menunjukkan meningkatnya angka harapan hidup masyarakat sekaligus menjadi tantangan agar para lansia tetap produktif dan mandiri.

Hingga tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bintan bersama BKKBN telah membentuk tujuh kelompok Sekolah Lansia dengan jumlah peserta dan wisudawan mencapai 301 orang.

Program tersebut diharapkan mampu mengubah paradigma bahwa lansia bukan lagi objek pembangunan pasif, melainkan subjek aktif yang memiliki pengalaman dan keteladanan bagi masyarakat.

Selain itu, Pemkab Bintan juga terus memperkuat program GENTING melalui edukasi pola asuh, pemenuhan gizi, serta perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Menteri bersama Bupati Bintan dan rombongan turut meninjau sejumlah fasilitas di Rumah Bahagia guna melihat langsung pelayanan dan aktivitas pemberdayaan lansia yang dijalankan.

Kunjungan kerja tersebut diharapkan semakin memperkuat koordinasi serta dukungan pemerintah pusat terhadap program pembangunan keluarga, pemberdayaan lansia, dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bintan menuju Indonesia Emas.(Adv)

Editor : Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *