Bintan, suaraserumpun.com – Program JAPFA for Kids tahun 2025 selama enam bulan, berhasil menurunkan 60 persen malnutrisi pada siswa sekolah dasar di Kabupaten Bintan. Program JAPFA for Kids tahun 2026 akan menyasar 14 sekolah di Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Artsanti Arif selaku Vice President Head of Social Investment Departemen PT Japfa Group menjelaskan, pada tahun 2025 lalu, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk sudah menjalankan program JAPFA For Kids di Kabupaten Bintan. Untuk wilayah Kecamatan Toapaya dan Gunung Kijang. Program JAPFA for Kids merupakan inisiatif kepedulian sosial perusahaan yang bertujuan meningkatkan status gizi serta membangun kebiasaan hidup sehat pada anak sekolah dasar melalui penerapan Empat Pilar Gizi Seimbang. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan kolaboratif bersama sekolah, Puskesmas, pemerintah daerah, guru, serta orang tua.
“Tujuan program JAPFA for Kids ini untuk menurunkan angka malnutrisi,” kata Artsanti Arif di sela berbuka puasa Ramadan 1447 hijriah bersama insan pers di ONE of Kind Resort, Pantai Trikora Bintan, Minggu (22/2/2026) malam tadi.
Tahun 2025 lalu, lanjut Artsanti, program JAPFA for Kids telah menjangkau 13 sekolah dengan total 2.318 siswa di Kecamatan Toapaya dan Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. Setelah program berjalan 6 bulan per Januari 2026 lalu, melalui one day one egg (satu hari satu telur) serta edukasi tentang gizi, angka malnutrisi turun menjadi 60 persen.
“Program ini tidak berhenti sampai di situ. Tahun 2026 ini, kita akan menyasar 14 sekolah dasar di Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan dalam program JAPFA for Kids ini,” sebut Artsanti Arif.
Kemudian, untuk 13 sekolah yang sudah menjalankan program tersebut pada tahun 2025 lalu, akan dilanjutkan dengan program JAPFA for Kids Awards pada tahun 2026 ini. Dalam program ini, pihak PT Japfa melalui PT Indojaya Agrinusa akan memantau terhadap sekolah-sekolah yang sudah menjalankan program JAPFA for Kids pada tahun 2025.
“Kita akan memantau, apakah sekolah-sekolah itu mudeng (paham atau mengerti) enggak sih. Nanti, ada lomba-lomba buat sekolah yang sudah menjalankan program JAPFA for Kids pada tahun 2025, di tahun 2026 ini,” jelas Artsanti.
“Sedangkan 14 sekolah dasar di Teluk Bintan, baru akan menjalankan program JAPFA for Kids pada tahun 2026 ini. One day one egg bagi setiap siswa juga dijalankan. Tujuannya untuk menurunkan angka malnutrisi. Ini yang kami jelaskan kepada Pak Bupati Bintan,” sambungnya.
Dalam menjalankan program JAPFA for Kids, pihak pendamping atau fasilitator akan memberikan pendidikan atau edukasi kepada siswa, guru hingga orang tua tentang gizi. Terutama mengenai protein terhadap pertumbuhan badan anak. Protein hewani itu tidak hanya pada telur. Tapi ada pada ikan atau daging ayam.
“Mau asupan protein nabati juga boleh. Dalam program ini, kami mengajarkan kepada siswa, guru dan orang tua. Secara nasional, tahun 2026 ini, program JAPFA for Kids secara nasional menyasar 16 ribu siswa. Di Bintan, ada 14 sekolah dasar yang menjadi sasaran kita. Nanti sekolahnya kita seleksi,” demikian dipaparkan Artsanti Arif Vice President Head of Social Investment Departemen PT Japfa Group. (yen)
Editor: Sigik RS
