banner 728x90
Dato Abdul Halim Kader Sekretaris Jenderal ISTAF mengumumkan sistem penghitungan 15 poin pada pertandingan sepak takraw yang dimulai per 1 Februari 2024. F- dok/suaraserumpun.com

ISTAF: 1 Februari 2024, Mulai Diberlakukan Penghitungan 15 Poin pada Pertandingan Sepak Takraw

Komentar
X
Bagikan

Singapura, suaraserumpun.com – International Sepaktakraw Federation (ISTAF) menetapkan, 1 Februari 2024, mulai diberlakukan sistem penghitungan dengan 15 poin pada pertandingan olahraga sepak takraw. Ketentuan tersebut diberlakukan untuk semua pertandingan sepak takraw di seluruh dunia. Sebelumnya, direncanakan akan diberlakukan sistem ini per tanggal 20 Februari 2024.

Sekretaris Jenderal ISTAF Dato Abdul Halim Kader menerangkan, berdasarkan hasil musyawarah eksekutif (pengurus) Federasi Sepak Takraw Internasional atau ISTAF pada 8 Desember 2023 lalu, telah mengambil keputusan dengan memperkenalkan sistem penghitungan 15 poin untuk game (pertandingan) satu set. Sebelumnya, pertandingan 1 set untuk sepak takraw dengan sistem penghitungan 21 poin.

Baca Juga :  Mantul! Sepak Takraw Menyumbangkan Perunggu buat Kepri, Gorontalo Pertahankan Medali Emas

“Pada sistem kiraan (penghitungan) 15 mata (poin) ini, apabila sekiranya kedua regu berkedudukan 14-14 poin, maka salah satu regu yang mencapai poin 17 yang ditetapkan sebagai pemenang,” sebut Dato Abdul Halim Kader saat memberikan keterangan resmi kepada suaraserumpun.com, Minggu (7/1/2024).

Jika kedudukan kedua regu yang melanjutkan pertandingan pada set ke-3 atau babak penentu, maka kedua regu membuat pindah tempat pada saat satu regu telah mencapai poin ke-8. Kemudian, melanjutkan pertandingan hingga selesai.

Menurutnya, sebelum menyosialisasikan sistem penghitungan 15 poin ini, ISTAF telah membuat kajian terperinci. Hasilnya, sistem ini mampu menghemat waktu pertandingan. Sekaligus bisa menambah jumlah pertandingan dalam sehari. Selain itu, penelitian yang dilaksanakan bukan saja kepada sistem permainan. Tetapi, juga melibat atau berpengaruh kepada wasit. Wasit yang bertugas bisa mengurangi waktu bertugasanya. Sehingga tetap fokus dan segar selama memimpin pertandingan.

Baca Juga :  Jelang Berbuka Puasa Ramadan, Ada Aksi Balapan Motor di Toapaya Selatan

“Sistem ini, akan mulai diberlakukan pada tanggal 1 Febuari 2024 bagi setiap pertandingan sepak takraw di semua tingkatan. Baik tingkat nasional maupun internasional,” tegas Dato Abdul Halim Kader, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum (President) Asian Sepak Takraw Federation (ASTAF) ini.

Musyawarah yang menetapkan pemberlakukan penghitungan atau game 15 poin tersebut, menghadirkan wakil-wakil negara Anggota ISTAF. Semuanya sepakat menerima usulan dari Persatuan Sepaktakraw Malaysia (PSM), bahawa setiap regu hanya melakukan satu servis (sepak awal), sebelumnya tiga kali servis.

Baca Juga :  Priyambudi Pejabat Kepala Kejari Karimun yang Baru, Pengganti Firdaus

“ISTAF segera mengumumkan perubahan dan penetapan terhadap sistem penghitungan 15 poin ini kepada pengurus sepak takraw di setiap negara. Termasuk para wasit sepak takraw di seluruh dunia, dalam masa terdekat ini,” demikian disampaikan Dato Abdul Halim Kader. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *